LOADING0
Hak Atas Pensiun Ditunda
Hak Atas Pensiun Ditunda
October 16, 2014
1639 Views

Sebagaimana telah kita ketahui bersama, sebagai tindak lanjut didirikannya Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) sebagai badan hukum yang terpisah dari PT Angkasa Pura II (Persero), sejumlah karyawan PT Angkasa Pura II (Persero), khususnya para teknisi penerbangan, dimutasikan ke Perum LPPNPI.
Sesuai dengan kebijakan manajemen, bagi teknisi penerbangan yang telah berusia di atas 46 tahun statusnya tetap menjadi karyawan PT Angkasa Pura II yang diperbantukan pada Perum LPPNPI, sedangkan yang masih berusia di bawah 46 tahun diberhentikan dari PT Angkasa Pura II untuk selanjutnya diangkat menjadi karyawan Perum LPPNPI.
Bagi karyawan karyawan yang telah berusia di atas 46 tahun telah mempunyai hak untuk pensiun dipercepat. Oleh karena itu karyawan yang bersangkutan dapat memilih untuk pensiun dipercepat atau pensiun normal. Dalam hal karyawan yang bersangkutan memilih untuk pensiun normal, tetap diwajibkan membayar iuran peserta sesuai ketentuan yang berlaku sampai dengan saat purnabhakti.
Bagi karyawan yang berusia di bawah 46 tahun, setelah mendapat Surat Keputusan Pemberhentian sebagai karyawan PT Angkasa Pura, maka status kepesertaanya pada DAPENDA menjadi Pensiun Ditunda.
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang dana pensiun, pengertian Pensiun Ditunda adalah hak atas manfaat pensiun bagi peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai usia pensiun normal, yang ditunda pembayarannya sampai pada saat peserta pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun.
Menurut Peraturan Dana Pensiun Angkasa Pura II, peserta yang berhenti bekerja dan belum mencapai usia pensiun dipercepat dan telah memiliki masa kepesertaan sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun berhak atas Pensiun Ditunda. Usia Pensiun Normal ditetapkan adalah 56 tahun dan usia Pensiun Dipercepat adalah sekurang-kurangnya 10 tahun sebelum usia pensiun normal (46 tahun).
Sehubungan dengan status Pensiun Ditunda, timbul pertanyaan apa hak yang dimiliki oleh Pensiun Ditunda?
Pensiun Ditunda berhak atas Manfaat Pensiun Ditunda yang besarnya adalah sama dengan nilai sekarang (berdasarkan tabel aktuaria) dari jumlah yang dihitung berdasarkan rumus manfaat pensiun bagi kepesertaannya sampai pada saat berhenti bekerja atau sama dengan rumus:
Nilai Sekarang x (2,5% x Masa Kerja x Gaji Pokok Terakhir)
Indeks Nilai sekarang telah ditentukan dalam tabel Nilai Sekarang yang dihitung oleh aktuaris.
Yang penting untuk diketahui, sesuai dengan namanya Pensiun Ditunda baru dapat dibayarkan saat peserta minimal telah mencapai Usia Pensiun Dipercepat yaitu 46 tahun.

Atas pilihan peserta, Hak atas Pensiun Ditunda dapat:
a. tetap dibayarkan melalui DAPENDA; atau
b. dialihkan kepada Dana Pensiun Pemberi Keja lain, atau
c. dialihkan kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan.
dengan ketentuan yang bersangkutan masih hidup dalam waktu 30 hari setelah ia berhenti bekerja. Batas 30 hari dimaksudkan agar jelas status hak yang timbul bagi janda/duda apabila peserta meninggal dunia, yaitu apakah Pensiun Ditunda atau Pensiun Janda/Duda.

Dalam hal peserta memilih hak atas Manfaat Pensiun ditunda dialihkan ke Dana Pensiun Pemberi Kerja lain atau dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), hak atas dana yang dialihkan adalah nilai sekarang dari Pensiunan Ditunda pada saat pengalihan. Sedangkan apabila Manfaat Pensiun Ditunda tetap dibayarkan melalui DAPENDA maka nilai sekarang adalah dari Pensiun Ditunda pada saat jatuh tempo pembayaran (NS46).
Yang dimaksud dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah Dana Pensiun yang didirikan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa. Fungsi DPLK adalah untuk menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi peserta mandiri maupun bagi pemberi kerja untuk karyawannya.
Dalam hal peserta meninggal sebelum mencapai Usia Pensiun Dipercepat, atas pilihan janda/duda, pembayaran manfaat pensiun dapat dilakukan secara sekaligus. Pertimbangan untuk pembayaran sekaligus adalah jika pembayaran secara sekali gus akan lebih bermanfaat bagi janda/duda tersebut terutama dalam hal manfaat pensiunan bulanan yang sangat kecil.
Semoga bermanfaat …
(YH)

TOP