LOADING0
Penurun Kolesterol Alami Paling Ampuh
Penurun Kolesterol Alami Paling Ampuh
August 26, 2013
1639 Views

Penyebab kematian nomor wahid pada saat ini adalah stroke dan penyakit jantung. Kita sering tidak menyangka bahwa teman kita atau tetangga kita yang dalam kesehariannya nampak sehat-sehat saja tiba-tiba terdengar kabar sudah terkena stroke. Ya, memang stroke kadangkala tidak ditandai dengan adanya gejala tertentu sehingga terkadang sulit untuk dideteksi.

Penyebab utama timbulnya stroke tidak lain adalah terjadinya penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan oleh adanya flek di pembuluh darah. Pembuluh darah yang sempit dapat mengakibatkan aliran darah ke otak terhenti atau terjadi pecah pembuluh darah di otak. Inilah yang disebut stroke.

kolesterol

Penyempitan pembuluh darah tidak terlepas dari masalah kolesterol terutama kolesterol jahat (LDL) yang pada saat ini sudah menjadi masalah yang sangat umum di masyarakat. Pola makan yang tidak sehat menjadi penyebab kolesterol jahat menumpuk di dalam tubuh.

Untuk mengatasi kolesterol tinggi banyak di antara penderita kolesterol tinggi mengkonsumsi berbagai obat-obatan. Namun tanpa diimbangi pola makan yang sehat, usah tersebut akan jadi sia-sia. Penggunaan obat-obatan secara terus menerus juga tidak baik untuk tubuh. Berbagai efek samping dari obat-obatan tersebut justru bisa menimbulkan penyakit lain.

Salah satu cara yang paling baik dalam menurunkan kadar kolesterol adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Pada dasarnya hampir semua buah-buahan baik untuk kesehatan. Namun di antaranya, ada beberapa buah penurun kolesterol yang paling ampuh. Buah-buahan yang mengandung banyak senyawa yang berkhasiat mencegah atau menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh sebagaimana dikutip dari tulisan Ali Iqbal (www.jurnal co.id) adalah sebagai berikut:

Alpukat

alpukat

Selama ini ada anggapan bahwa alpukat adalah buah yang mengandung banyak lemak dan tidak baik untuk kesehatan. Alpukat memang mengandung banyak lemak, yaitu sekitar 16 persen sehingga tidak mengherankan penderita kolesterol tinggi menghindari alpukat padahal lemak pada alpukat adalah lemak yang menyehatkan, karena 63% penyusunnya adalah asam lemak tak jenuh, terutama asam lemak tidak jenuh tunggal.

Mengonsumsi alpukat justru akan membantu menurunkan kolesterol jahat yaitu low density lipoprotein (LDL) yang sangat buruk bagi kesehatan. Lemak tak jenuh pada alpukat berfungsi sebagai antioksidan yang berkhasiat menjaga pembuluh darah kita dari kerusakan arteri akibat penumpukan kolesterol LDL.

Selain sebagai buah penurun kolesterol, alpukat juga sangat baik bagi penderita diabetes karena mengandung banyak omega-9 dan serat. Omega-9 dan serat ini berkhasiat menjaga kadar gula darah dalam tubuh kita.

Tomat

tomat

Selain Alpukat, tomat juga termasuk buah penurun kolesterol yang paling ampuh. Bahkan laporan riset di jurnal Maturitas menyebutkan, tomat yang sudah dimasak memiliki khasiat yang hampir sama dengan obat kimia penurun kolesterol seperti statin (obat gangguan jantung). Bedanya, tomat tidak memberi efek samping yang buruk seperti sakit otot, lemas dan bahkan kerusakan saraf

Rahasia khasiat tomat ini ada pada senyawa likopen yang memberi warna merah pada tomat matang. Likopen merupakan antioksidan penting yang berkhasiat mengurangi resiko stroke dan serangan jantung. Selain likopen, tomat juga mengandung kalium dan vitamin B yang mampu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Untuk mendapatkan kandungan likopen terbaik, tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu karena likopen akan meningkatkan kadar likopen dan menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. 50 gram pasta atau setengah liter sari buah tomat akan memberikan perlinduangan dari sakit jantung.

Penelitian terhadap 35.000 wanita AS oleh ilmuwan di Boston menyebutkan makan tujuh porsi tomat per minggu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular sebesar 30 persen.

Jeruk nipis

jeruk nipis

Buah satu ini memang tidak tidak terlalu banyak dikonsumsi secara langsung. Jeruk nipis lebih banyak digunakan sebagai teman minum atau dicampur dalam masakan. Jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat menghambat produksi kolesterol LDL, sehingga otomatis akan mengurangi resiko serangan jantung. Selain pada jeruk nipis, flavonoid juga banyak ditemui pada teh, tomat, brokoli, kedelai, delima, serta bawang merah dan bombay.

Untuk menikmati jeruk nipis, cukup dengan mengiris-iris tipis dan masukan ke dalam gelas. Tuang air panas dan tunggu 30 menit, lalu diminum sampai habis. Sebaiknya diminum dua kali sehari, pagi dan malam. Jangan khawatir dengan perut Anda, karena jeruk nipis tidak akan membuat lambung jadi perih.

Apel

apel

Sudah sejak lama buah apel dianggap sebagai buah yang sangat menyehatkan. Bahkan ada anggapan yang mengatakan makan apel setiap hari, maka Anda tidak perlu dokter lagi. Dari berbagai penelitian menyebutkan, mengonsumsi 2 buah apel setiap hari mampu menurunkan kadar LDL dalam darah hingga 40%, lebih efektif dibanding obat-obatan kimia yang mengandung polifenol. Apel juga mengandung banyak beta glucan yang bermanfaat mengontrol produksi dan penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Mangga

mangga

Buah mangga termasuk buah yang enak dan terjangkau jika sedang musimnya. Tidak hanya itu, dibalik rasa nikmatnya, mangga juga termasuk buah penurun kolesterol yang handal. Mangga mengandung banyak serat prebiotik yang membantu menurunkan kadar kelesterol jahat dalam darah. Selain serat, ada juga pectin dan vitamin C yang mampu mengikis kolesterol LDL. Vitamin C ini akan mencegah kolesterol LDL teroksidasi, sehingga penumpukan plak dalam pembuluh darah bisa dihindari.

Jambu Merah

jambu merah

Jambu merah selama ini banyak dikonsumsi dengan cara dibuat jus. Jus jambu merah dipercaya sebagai asupannyang baik bagi penderita demam berdarah. Selain manfaat tadi, jambu merah juga ternyata salah satu buah penurun kolesterol yang baik. Hal ini karena jambu merah mengandung banyak vitamin dan senyawa baik seperti flavonoid, vitamin C dan E, karotenoid dan selenium.

Antioksidan Flavonoid dikenal baik mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Hasil penelitian menujukkan, konsumsi jus jambu merah selama 2 bulan dengan dosis terukur mampu menurunkan kadar kolesterol hingga 52,64% dari total dan 82,23% LDL. Ini artinya khasiat jambu merah tidak kalah dengan 3,6 mg simvastatin per kg bobot tubuh.

Selain senyawa di atas, jambu merah juga mengandung likopen, namun kandungannya tidak sebanyak tomat.

Anggur

anggur

Selain enak dan segar, buah anggur juga memiliki banyak khasiat baik untuk kesehatan. salah satunya adalah sebagai penurun kolesterol yang ampuh. Buah anggur mengandung serat dan berbagai jenis senyawa flavonoid dan zat catechin yang berkhasiat menurunkan kolesterol LDL, sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Untuk mendapatkan manfaat buah ini secara maksimal, sebaiknya minumlah jus anggur dua gelas setiap hari.

Blueberry

blueberry

Buah blueberry sangat dianjurkan oleh para pakar kesehatan sebagai buah penurun kolesterol yang efektif. Senyawa Pterostilbene yang terdapat pada buah blueberry ini mampu merangsang protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya. Cara kerja senyawa ini ternyata mirip dengan Ciprofibrate, obat kimia penurun kolesterol yang cukup efektif. Bedanya, blueberry berkerja lebih akurat dengan target reseptor sel hati. Efek samping yang dihasilkan pun nyaris tidak ada. Sementara Ciprofibrate sering membuat penggunanya merasa mual dan nyeri otot.

Untuk mendapatkan khasiat blueberry secara optimal, sebaiknya buah ini dikonsumsi dalam kondisi segar. Selain blueberry, plum dan strawberry juga memiliki kandungan berkhasiat yang mirip.

Delima

delima

Buah delima banyak dikunsumsi dalam bentuk jus delima. Namun masih jarang orang yang membuat jus delima sendiri. Kebanyakan jus delima yang dikonsumsi adalah jus kemasan. Hasil penelitian yang dilakukan National Academy of Sciences (AS) membuktikan bahwa jus delima mampu meningkatkan produksi oksida nitrat yang membantu mengurangi timbunan plak pada arteri. Kandungan antioksidan pada buah delima kabarnya mencapai tiga kali lipat lebih banyak dibanding anggur merah.

Buah-buahan tersebut sangat diperoleh baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Selain rasanya yang enak, buah-buahan tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan khususnya untuk menurunkan kadar kolesterol. Oleh sebab itu dari pada menggunakan obat-obatan kimia alangkah lebih baik jika diatasi dengan cara mengkonsumsi buah-buahan tersebut. Akan tetapi yang perlu diingat, di samping mengkonsumsi buah-buahan yang berkhasiat menurunkan kolesterol, kita harus tetap mengurangi makanan yang berkolesterol tinggi.

Tips:

  • Hindari makanan yang banyak mengandung kolesterol yaitu jeroan, kepiting, udang, kerang, daging, makanan yg mengandung santan, dan minyak (goreng-gorengan);
  • Olahraga yang teratur;
  • Perbanyak buah buahan dan sayur-sayuran.

(Oleh: Yanuar Hani/dari berbagai sumber)

TOP